CEMBURU DENGAN SAUDARA
CEMBURU DENGAN SAUDARA Writer : Dety Moenadjat Sembilan tahun berumah tangga, belum cukup menjadikan kami sebagai orang tua yang mumpuni. Meskipun telah banyak teori pengasuhan yang kami pelajari, entah itu dari seminar parenting, acara talk show di televisi, kanal YouTube, atau membaca buku-buku tentang cara pengasuhan, nyatanya dalam aplikasi tidak semudah yang kami ekspektasikan. Setiap hari, ada saja tingkah polah anak-anak yang membuat kami belajar. Saya pernah membaca teori bahwa, otak anak mudah menerima masukan, tapi mudah pula lupa. Meskipun baru saja kemarin mereka mampu menyelesaikan masalah dan sepakat akan peraturan yang ditetapkan, bisa saja hari ini terulang lagi masalah dan pelanggaran yang sama. Memang seperti itulah anak-anak. Saya dan suami harus paham, karena sabar saja tidak cukup dan jangan pernah bosan mengingatkan. Empat anak kami memiliki watak yang berbeda. Mungkin karena pola asuh kami pada setiap anak berubah-ubah. Dulu, saat kelahiran anak perta...